Apa itu Stellar Blade? Serialnya Dijelaskan
Panduan Seri

Apa itu Stellar Blade? Serialnya Dijelaskan

Jika Blood Rain adalah perkenalan pertamamu dengan franchise ini, mulailah dari sini. Ini adalah pengantar yang berhati-hati soal spoiler tentang Stellar Blade (2024): apa itu, dunia yang dibangunnya, siapa pembuatnya, dan mengapa sekuelnya layak ditunggu.

Stellar Blade dalam satu menit

Ciri khas seri

Stellar Blade adalah game aksi single-player bergaya dari studio Korea Shift Up, dirilis pada April 2024. Kamu memainkan Eve, prajurit berpedang yang berjuang merebut kembali Bumi yang hancur dari para penyerbu monster. Game ini dikenal karena pertarungannya yang menuntut dan presisi, arahan seni yang memukau, serta cerita sci-fi yang penuh kejutan tak terduga.

Game ini awalnya dikembangkan dengan nama kode Project EVE sebelum dirilis sebagai Stellar Blade.

Cerita game orisinal

Ciri khas seri

Umat manusia telah mengungsi dari Bumi yang luluh lantak menuju stasiun orbit bernama Colony, yang diawasi oleh AI bernama Mother Sphere, yang mengirim regu-regu turun untuk melawan Naytiba. Eve turun bersama 7th Airborne Squad, menjadi satu-satunya yang selamat dari misi yang berakhir bencana, lalu dibawa oleh seorang scavenger bernama Adam ke kota manusia terakhir, Xion.

Apa yang berawal sebagai misi sederhana untuk memburu pemimpin Naytiba terurai menjadi kisah tentang siapa Naytiba sebenarnya, siapa Eve sebenarnya, dan siapa yang mengatakan kebenaran — menuju beragam akhir cerita.

Kami sengaja menyimpan plot twist terbesar di luar panduan awal ini. Halaman Cerita kami mengupas ending dan berbagai pengungkapan secara spoiler-first kalau kamu memang menginginkannya.

Dunianya: Bumi, Koloni, dan Naytiba

Ciri khas seri

Latarnya memadukan pasca-kiamat dan fiksi ilmiah: Bumi yang nyaris kosong dipenuhi reruntuhan kota-kota raksasa, tempat perlindungan terakhir umat manusia di Xion, dan Koloni yang membayang di angkasa. Naytiba — makhluk tekno-organik hasil mutasi — adalah ancaman yang selalu mengintai.

Ini adalah semesta yang dibangun di atas gagasan tentang umat manusia yang diubah menjadi sesuatu yang lain, sebuah tema yang didorong lebih jauh oleh Blood Rain lewat wabah kota bernuansa body-horror.

Siapa pembuatnya: Shift Up & Kim Hyung-tae

Terkonfirmasi

Shift Up adalah studio asal Korea Selatan yang dipimpin oleh Kim Hyung-tae, seniman ternama yang juga dikenal lewat gim mobile Goddess of Victory: NIKKE. Stellar Blade merupakan judul konsol besar pertama studio ini, dan Kim kembali menyutradarai Blood Rain bersama sebagian besar tim aslinya.

Untuk sekuelnya, Shift Up melangkah maju untuk menerbitkan sendiri gimnya, sebuah bukti rasa percaya diri yang patut diperhatikan setelah kesuksesan judul aslinya.

Bagaimana judul aslinya diterima

Ciri khas seri

Stellar Blade rilis pada April 2024 sebagai eksklusif konsol PS5 dan dipuji berkat sistem pertarungannya yang dinamis serta penyajiannya. Kabarnya gim ini terjual lebih dari tiga juta kopi, dan port PC pada 2025 semakin memperluas jangkauan pemainnya — angka yang cukup kuat untuk menjadikan sekuel yang lebih besar dan diterbitkan sendiri sebagai langkah berikutnya yang wajar.

Dari Stellar Blade ke Blood Rain

Terkonfirmasi

Blood Rain mempertahankan aksi presisi dan produksi kelas atas khas waralaba ini, lalu mengganti tokoh utama, senjata, dan dunianya: Evie dengan gauntlet-nya, kota yang basah diguyur hujan, dan nuansa horor yang lebih kental. Ini semesta yang sama, dilihat dari sudut pandang baru.

Kalau kamu belum pernah memainkan judul aslinya, sebenarnya tidak wajib — tetapi itu akan memperdalam setiap misteri yang digoda oleh sekuelnya.

Haruskah kamu memainkan judul aslinya lebih dulu?

Diperkirakan

Disarankan, tetapi tidak wajib. Blood Rain memperkenalkan protagonis baru, jadi gim ini seharusnya bisa dinikmati secara mandiri. Meski begitu, judul aslinya memberi konteks penting soal Naytiba, dunianya, dan jenis plot twist yang gemar dipakai seri ini — semuanya akan membuat rahasia Evie terasa lebih menohok.

Jelajahi wiki